cara membuat surat izin tidak masuk sekolah
Cara Cuti Sekolah: Panduan Lengkap dan Contoh Template
Membuat surat izin tidak masuk sekolah adalah keterampilan penting bagi siswa dan orang tua. Surat ini bukan hanya formalitas, tetapi juga bentuk komunikasi yang efektif dengan pihak sekolah, menjelaskan alasan ketidakhadiran dan menunjukkan tanggung jawab. Panduan ini akan membahas langkah-langkah detail, tips, dan contoh template untuk membuat surat izin yang jelas, sopan, dan diterima dengan baik.
Memahami Pentingnya Surat Izin Tidak Masuk Sekolah:
Sebelum membahas cara membuatnya, penting untuk memahami mengapa surat izin itu penting. Surat izin berfungsi sebagai:
- Bukti Resmi: Menjadi bukti tertulis bahwa ketidakhadiran siswa diketahui dan disetujui (tergantung kebijakan sekolah) oleh orang tua/wali.
- Penjelasan Alasan: Memberikan alasan yang jelas dan spesifik mengenai ketidakhadiran, membantu guru memahami situasi siswa.
- Tanggung Jawab: Menunjukkan bahwa orang tua/wali bertanggung jawab atas pendidikan anak, bahkan saat anak tidak dapat hadir.
- Menghindari Sanksi: Mencegah siswa mendapatkan sanksi atau catatan buruk karena ketidakhadiran tanpa pemberitahuan.
- Komunikasi Efektif: Membangun komunikasi yang baik antara orang tua/wali dan pihak sekolah.
Langkah-Langkah Membuat Surat Izin Tidak Masuk Sekolah:
-
Tentukan Alasan Ketidakhadiran: Ini adalah langkah krusial. Alasan harus jujur, jelas, dan spesifik. Alasan yang umum meliputi:
- Sakit: Jelaskan gejala yang dialami siswa (demam, sakit kepala, dll.). Jika memungkinkan, sertakan surat keterangan dokter.
- Urusan Keluarga: Sebutkan jenis urusan keluarga (menghadiri pernikahan, pemakaman, dll.).
- Acara Penting: Hadiri acara penting seperti lomba, kompetisi, atau kegiatan sosial yang relevan dengan perkembangan siswa.
- Keperluan Medis: Periksa medis rutin, perawatan gigi, atau fisioterapi.
- Bencana Alam: Kondisi darurat akibat bencana alam di lingkungan tempat tinggal.
Hindari alasan yang tidak jelas atau terkesan dibuat-buat, seperti “ada urusan penting” tanpa penjelasan lebih lanjut.
-
Siapkan Informasi Penting: Sebelum mulai menulis, kumpulkan informasi berikut:
- Nama Lengkap Siswa: Pastikan ejaan nama benar.
- Kelas/Tingkat: Informasi ini penting untuk identifikasi siswa.
- Tanggal Tidak Masuk: Sebutkan tanggal atau rentang tanggal siswa tidak masuk sekolah.
- Alasan Ketidakhadiran: Seperti yang dijelaskan di atas, pastikan alasan jelas dan spesifik.
- Nama Lengkap Orang Tua/Wali: Pastikan ejaan nama benar.
- Nomor Telepon Orang Tua/Wali: Untuk memudahkan pihak sekolah menghubungi jika ada pertanyaan.
- Tanda Tangan Orang Tua/Wali: Tanda tangan asli lebih diutamakan daripada tanda tangan digital.
-
Struktur Surat Izin: Surat izin biasanya mengikuti struktur berikut:
- Kepala Surat (Opsional): Beberapa sekolah memiliki format kepala surat sendiri. Jika tidak ada, Anda bisa menggunakan format standar.
- Tanggal: Tanggal surat dibuat.
- Yth. Bapak/Ibu Wali Kelas/Guru yang Bersangkutan: Ditujukan kepada guru yang berwenang.
- Isi surat: Bagian ini berisi inti dari surat izin.
- Salam Penutup: Ungkapan sopan seperti “Hormat saya”.
- Tanda Tangan dan Nama Lengkap Orang Tua/Wali.
-
Menulis Isi Surat Izin: Berikut adalah panduan menulis isi surat izin yang efektif:
- Kalimat Pembuka: Mulailah dengan kalimat pembuka yang sopan, misalnya: “Dengan hormat,” atau “Assalamualaikum Wr. Wb.” (jika relevan).
- Identitas Siswa: Sebutkan nama lengkap, kelas, dan nomor induk siswa (jika ada). Contoh: “Saya yang bertanda tangan di bawah ini, [Nama Lengkap Orang Tua/Wali]orang tua/wali dari [Nama Lengkap Siswa]siswa kelas [Kelas/Tingkat]dengan ini memberitahukan bahwa anak saya tersebut tidak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar pada tanggal [Tanggal] dikarenakan [Alasan Ketidakhadiran].”
- Penjelasan Alasan: Jelaskan alasan ketidakhadiran secara rinci. Contoh: “Anak saya mengalami demam tinggi sejak semalam dan perlu istirahat di rumah.” Atau, “Anak saya harus mengikuti acara keluarga, yaitu pernikahan saudara kandung, yang diadakan di [Lokasi].”
- Permintaan Maaf dan Harapan: Sampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan harapan agar siswa dapat segera mengikuti pelajaran kembali. Contoh: “Saya mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Saya berharap anak saya dapat segera pulih dan mengikuti kegiatan belajar mengajar seperti biasa.”
- Ucapan Terima Kasih: Akhiri dengan ucapan terima kasih atas perhatian dan pengertian pihak sekolah. Contoh: “Atas perhatian dan pengertian Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.”
-
Format Surat Izin: Perhatikan format surat izin agar terlihat profesional:
- Jenis Font: Gunakan font yang mudah dibaca seperti Times New Roman atau Arial dengan ukuran 12.
- Spasi: Gunakan spasi 1.15 atau 1.5 untuk memudahkan pembacaan.
- Batas: Gunakan margin standar (2.54 cm atau 1 inci) di semua sisi.
- Bahasa: Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, serta hindari penggunaan bahasa gaul atau singkatan yang tidak baku.
Contoh Template Surat Izin Tidak Masuk Sekolah (Sakit):
[Kepala Surat Sekolah – Jika Ada]
[Tanggal]
Yth. Bapak/Ibu Wali Kelas [Kelas Siswa]
Dengan hormat,
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nomor: [Nama Lengkap Orang Tua/Wali]
Alamat: [Alamat Lengkap]
Nomor Telepon: [Nomor Telepon Orang Tua/Wali]
Adalah orang tua/wali dari:
Nomor: [Nama Lengkap Siswa]
Kelas: [Kelas Siswa]
Dengan ini memberitahukan bahwa anak saya tersebut tidak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar pada hari [Hari]tanggal [Tanggal] dikarenakan sakit. Anak saya mengalami [Sebutkan Gejala, contoh: demam tinggi dan sakit kepala].
Saya mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Saya berharap anak saya dapat segera pulih dan mengikuti kegiatan belajar mengajar seperti biasa.
Atas perhatian dan pengertian Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.
salam saya,
[Tanda Tangan Orang Tua/Wali]
[Nama Lengkap Orang Tua/Wali]
Contoh Template Surat Izin Tidak Masuk Sekolah (Urusan Keluarga):
[Kepala Surat Sekolah – Jika Ada]
[Tanggal]
Yth. Bapak/Ibu Wali Kelas [Kelas Siswa]
Dengan hormat,
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nomor: [Nama Lengkap Orang Tua/Wali]
Alamat: [Alamat Lengkap]
Nomor Telepon: [Nomor Telepon Orang Tua/Wali]
Adalah orang tua/wali dari:
Nomor: [Nama Lengkap Siswa]
Kelas: [Kelas Siswa]
Dengan ini memberitahukan bahwa anak saya tersebut tidak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar pada tanggal [Tanggal] dikarenakan ada urusan keluarga, yaitu [Sebutkan Urusan Keluarga, contoh: menghadiri pernikahan saudara kandung] Dari [Lokasi].
Saya mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Saya berharap anak saya dapat segera mengikuti kegiatan belajar mengajar seperti biasa pada hari [Tanggal Kembali Masuk Sekolah].
Atas perhatian dan pengertian Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.
salam saya,
[Tanda Tangan Orang Tua/Wali]
[Nama Lengkap Orang Tua/Wali]
Tips Tambahan:
- Kirim Tepat Waktu: Kirim surat izin sesegera mungkin setelah mengetahui bahwa siswa tidak dapat masuk sekolah.
- Komunikasi Lanjutan: Jika siswa tidak dapat masuk sekolah untuk waktu yang lama, pertimbangkan untuk menghubungi pihak sekolah secara langsung untuk membahas situasi tersebut.
- Surat Keterangan Dokter: Jika alasan ketidakhadiran adalah sakit, sertakan surat keterangan dokter untuk memperkuat alasan tersebut.
- Simpan Salinan: Simpan salinan surat izin untuk arsip pribadi.
- Sesuaikan dengan Kebijakan Sekolah: Pastikan surat izin yang Anda buat sesuai dengan kebijakan sekolah mengenai ketidakhadiran siswa. Beberapa sekolah mungkin memiliki format surat izin sendiri yang harus diikuti.
- Periksa Ulang: Sebelum mengirim, periksa ulang surat izin untuk memastikan tidak ada kesalahan penulisan atau informasi yang terlewat.
Dengan mengikuti panduan dan tips ini, Anda dapat membuat surat izin

