Headlines

Keunggulan Sekolah Perkantoran dalam Menghadapi Tantangan Digitalisasi – Artikel ini membahas mengenai bagaimana Sekolah Perkantoran dapat menghadapi tantangan digitalisasi dalam dunia kerja, serta pentingnya keterampilan administrasi yang berkaitan dengan teknologi.


Keunggulan Sekolah Perkantoran dalam Menghadapi Tantangan Digitalisasi

Digitalisasi telah mengubah lanskap dunia kerja secara signifikan. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat menuntut para pekerja untuk memiliki keterampilan administrasi yang berkaitan dengan teknologi secara efektif. Dalam menghadapi tantangan ini, Sekolah Perkantoran memegang peranan penting dalam membekali siswa dengan keterampilan yang relevan dan memastikan mereka siap untuk dunia kerja yang semakin terdigitalisasi.

Salah satu keunggulan Sekolah Perkantoran dalam menghadapi tantangan digitalisasi adalah kurikulum yang terus dikembangkan sesuai dengan perkembangan teknologi. Sekolah-sekolah ini menyadari pentingnya mempersiapkan siswa untuk bekerja dengan perangkat dan aplikasi yang digunakan secara luas di dunia kerja saat ini. Dengan mempelajari keterampilan administrasi modern, seperti penggunaan perangkat lunak perkantoran, manajemen data elektronik, dan komunikasi digital, siswa dapat menghadapi tantangan digitalisasi dengan percaya diri.

Selain itu, Sekolah Perkantoran juga memberikan penekanan pada pengembangan keterampilan yang berkaitan dengan penggunaan teknologi. Siswa diajarkan untuk menjadi ahli dalam mengelola dan memanfaatkan perangkat dan aplikasi yang digunakan dalam lingkungan perkantoran, seperti pengolahan kata, lembar kerja, dan presentasi. Mereka juga dilatih dalam administrasi elektronik, termasuk pengelolaan email, kalender, dan sistem manajemen dokumen digital. Dengan demikian, siswa Sekolah Perkantoran memiliki keunggulan kompetitif di pasar kerja yang semakin terdigitalisasi.

Pentingnya keterampilan administrasi yang berkaitan dengan teknologi juga perlu dicatat. Menurut sebuah studi oleh McKinsey Global Institute, sekitar 14% pekerjaan di dunia akan berubah atau menghilang dalam sepuluh tahun ke depan akibat digitalisasi. Oleh karena itu, keterampilan administrasi yang berkaitan dengan teknologi menjadi kunci dalam mempertahankan pekerjaan dan menciptakan peluang baru di era digital ini. Sekolah Perkantoran memahami hal ini dan berusaha memberikan siswa dengan keterampilan yang relevan untuk menghadapi tantangan ini.

Dalam menghadapi tantangan digitalisasi, Sekolah Perkantoran juga dapat bekerja sama dengan perusahaan dan lembaga terkait untuk memberikan pengalaman kerja yang nyata kepada siswa. Melalui magang atau program kerja sama, siswa dapat memiliki kesempatan untuk mengaplikasikan keterampilan administrasi yang mereka pelajari dalam lingkungan kerja yang sebenarnya. Hal ini akan membantu mereka mengasah keterampilan dan memperluas jaringan kontak, sehingga mempersiapkan mereka dengan lebih baik untuk memasuki dunia kerja yang semakin terdigitalisasi.

Dalam era digital ini, Sekolah Perkantoran memiliki peranan yang penting dalam membekali siswa dengan keterampilan administrasi yang berkaitan dengan teknologi. Dengan kurikulum yang terus dikembangkan, penekanan pada pengembangan keterampilan yang berkaitan dengan penggunaan teknologi, serta kerja sama dengan perusahaan dan lembaga terkait, sekolah-sekolah ini dapat menghasilkan lulusan yang siap untuk menghadapi tantangan digitalisasi dalam dunia kerja.

Referensi:
1. McKinsey Global Institute. (2017). Jobs lost, jobs gained: Workforce transitions in a time of automation. Diakses dari:
2. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2016). Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia – Administrasi Perkantoran. Diakses dari: